Friday, 2 October 2015

D Y S L E X I A

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِارَّحْمَنِ ارَّحِيم

Raising a child with dyslexia can stir up a lot of emotions. You may look ahead and wonder if this learning issue will affect your child’s future. But dyslexia is not a prediction of failure. Dyslexia is quite common, and many successful individuals have dyslexia.
Research has proven that there are different ways of teaching that can help people with dyslexia succeed. 

WHAT IS DYSLEXIA ?


A good way to understand dyslexia is to establish what it is not. It’s not a sign of low intelligence or laziness. It’s also not due to poor vision. It’s a common condition that affects the way the brain processes written and spoken language.
Dyslexia is primarily associated with trouble reading. Some doctors, specialists and educators may refer to it as a “reading disorder” or a “reading disability.” But it can also affect writing, spelling and even speaking.
People with dyslexia can still understand complex ideas. Sometimes they just need more time to work through the information. They may also need a different way to process the information, such as listening to an audiobook instead of reading it.
If your child has dyslexia, she won’t outgrow it. It’s a lifelong condition. But that doesn’t mean your child can’t be happy and successful. There are many effective teaching strategies and tools that can help your child. In fact, many people with dyslexia have successful careers in business, science and the arts.
There’s a long list of famous people with dyslexia. This list includes director Steven Spielberg, investor Charles Schwab and actress Whoopi Goldberg. It also includes quarterback Tim Tebow, and author Dav Pilkey, who created the popular Captain Underpants books.
People with dyslexia are often very creative. It’s unclear whether such creativity comes from thinking outside the box or from having a brain that’s “wired” a bit differently.
It’s important to keep in mind, however, that struggles with reading and other issues can lead to frustration and low self-esteem. The stress of dealing with schoolwork can make kids with dyslexia lose the motivation to keep trying.
There are lots of tools and strategies that can help. It might take some trial and error for you to figure out which work best for your child. But finding the right strategies and seeing improvement can boost your child’s confidence.

Monday, 1 June 2015

Titipan buat Angah dan Along


Assalamualaikum people . Entry ini berkisarkan hidup aku sebagai seorang mahasiswa .
Buat adik adik di alam form6, terutamanya kesayangan aku berdua yang baru menjejakkan kaki ke alam baru . Alam yang lebih mencabar . Entry ini sebagai pembakar semangat untuk kalian mara ke depan .
Aku bukannya datang dari golongan cerdik pandai yang sentiasa ada di atas . Aku ada jatuh bangun aku sendiri . 

Untuk berjaya memang bukan mudah , aku juga sedang istiqamah dalam mengejar kejayaan dunia mahupun akhirat . Cuma aku katakan disini , Jangan Pernah Menyerah ! .
Buat angah , Jangan rasa kerdil . Rezeki Allah tu di mana mana .  Jangan rasa terhina bila mana kau cuma mampu melihat sahabat,kawan semuanya ke menara gading sedangkan kau masih tetap di bangku sekolah . Yang berbeza mungkin cara pembelajaran dan suasana . Allah dah tetapkan rezeki masing masing . Cuma perlu usaha ? kan sayang .

Semester pertama di tingkatan 6 ,aku jatuh menyembah bumi dek kelalaian sendiri , aku bangkit di semester kedua dan ketiga . Namun usaha aku tidak lah begitu membanggakan , cuma melayakkan aku ke universiti tempatan . Allah , aku rasa berdosa hampakan harapan ibu ayah . Aku tidak ditawarkan ke mana mana , aku mohon pada Allah . Alhamdulillah , doa aku dimakbulkan . Riak wajah gembira terpancar di muka ayah , ibu . 

Pertama kali aku menjejakkan kaki di negeri orang ini . Ya , ada sedikit perasaan gementar . Jauh dari keluarga . Minggu ketiga aku disini , aku menangis . Yaa aku menangis teresak esak "Kenapa kos yang wany dapat susah sangat , kelas kedua tadi wany tak faham apa pun lecturer ajar . kenapa ? kenapa ?" . Allahurabbi . Kawan kawan sekelas , ramai yang mengadu tak faham . Nak berhenti belajar . Ada yang kata "aku nak mohon spa , kalau dapat aku berhenti lah , jom lah wany kita mohon sama sama ." Aku datang ke sini bawa harapan besar dari keluarga , belum pun cukup sebulan aku disini . Tak mungkin aku kecewakan harapan mereka .

Aku berpegang pada satu prinsip . Aku takkan pernah berundur . Dan pilihan aku cuma satu . Bila aku dah pilih untuk jadi mahasiswa UPSI , aku akan tetap tamatkannya dengan segulung ijazah .Walaupun aku dengar banyak cerita cerita buruk tentang UPSI . Bagi aku semuanya terletak atas diri dan kemahuan , bukan Institusi .  Sama juga masa di tingkatan 6 , ramai kawan kawan yang apply spa , masuk IPTS , ajak aku sama . Yang mampu aku katakan pada mereka "kalau aku dah pilih satu jalan aku takkan pernah ubah arah . Susah mana pun aku akan teruskan . Kalaupun aku jatuh tersungkur , aku tak perlukan pertolongan sesiapa kecuali Allah. Aku yang pilih jalan aku, aku yang tanggung segala risikonya "


Alhamdulillah aku masih disini meneruskan perjuangan , hampir menamatkan semester pertama disini , walaupun kadang kadang ditemani air jernih . Tiada yang namanya belajar kalau mudah . Tiada yang namanya hidup andai indah belaka .  Buat along di matrikulasi , angah di tingkatan 6 . Jangan mudah mengalah . Usaha sehabis baik, tiada lagi yang namanya bermain . Kejar impian hidup masing masing . Bahagiakan , umi , abah , ma . InshaAllah kami sentiasakan doakan .

*korang nampak je mokcek korang steady dok rumah gelak gelak tak study sangat . Mental tahu bila berkait dengan masa depan ni . 


So , Ada banyak masa lagi . InshaAllah usahakan yang terbaik okay . Okay wait for me , Lagi 2 minggu mokcek balik jumpa kesayangan semua . Kita share sama sama okay . Nak nangis guling guling tunggu mokcek balik . okay . Muahhh sikit .

Love . mokcek.


Hamka


Kisah Zainuddin yang punyai ayah asal Minangkabau, dan ibu Makasar. Di Makasar dia dianggap orang Minangkabau lalu tidak diterima bergaul. Apabila dia sudah menjadi yatim piatu, dia berangkat pula ke ranah Minang. Di sana, dia dianggap pula sebagai orang Makasar. Tidak juga diterima. Itu membuat dia dipencilkan, lalu tersudut di suatu wilayah yang sepi. Sehinggalah dia bertemu dengan Hayati.

Gadis yang digelar bunga Batipuh. Cantiknya tiada banding, dan Hayati sahaja yang sudi berkawan dengan dia. Mereka berbalas-balas surat. Yang akhirnya itu berubah menjadi cinta.

Cinta itu yang baru pucuk, rupa-rupanya akan dilanda badai. Ranah Minang yang kuat berpegang dengan adat, membuatkan Zainuddin tidak diterima. Pedihnya hati pada ketika hadirnya pula orang ketiga, Aziz, yang hampir sempurna. Malah diterima baik oleh keluarga Hayati. 

Itulah mulanya perit cinta, dan berhujung pada tenggelamnya Kapal Van Der Wijck.


Saturday, 31 January 2015

Benarkah husnuzon ?

Yaa hati , wajarkah aku terasa ? perlu ke aku merajuk ? entah . Aku sendiri kurang pasti .
Allahurabbi , dugaan lagi kali ini . Kadang terasa seolah olah cuma aku seorang yang kisah akan semuanya . terlalu mengambil berat , sedangkan perhatian sedikit pun tak aku dapat .

Aku sedar aku banyak khilafnyaa . Tapi menginjak usia yang lebih dewasa , aku cuba berfikiran matang . Cuba untuk berubah dan istiqamah dalam apa yang aku lakukan . Aku cuba untuk bersangka baik . Tapi entah lah . Seakan akan diri sendiri yang cuba memulihkan segala sedang satu pihak lagi seolah olah tak kisah . Allah , aku penat . Cuba berlagak biasa dan tenang walhal ,hati aku hancur . Sering aku pesan pada hati " Husnuzon wany , bersangka baiklah " Cuma dengan keramat itu aku mampu bertahan .

Aku sendiri tak pasti hingga bila aku mampu bertahan . Mungkin bila aku sedar , tiada apa lagi untuk aku perjuangkan , aku akan pergi dengan sendirinya . Tanpa sepatah kata tanda selamat tinggal . 

Tuesday, 30 December 2014

Sabar


Assalamualaikum ya sahabat seperjuangan. Hari ni aku bangun dengan satu semangat , perasaan yang tidak lagi gusar , resah , gelisah seperti biasanya . Tiada lagi amarah dalam diri , ketenangan aku peroleh dengan husnudzon . Alhamdulillah Ya Allah . Orang kata "pelan pelan kayuh " .Ya mudah untuk kita berubah , tapi untuk tetap istiqamah ? Ia sesuatu yang sukar dilakukan . Perlukan banyak pengorbanan , ketabahan dan kecekalan . Kenapa ? sesuatu kebiasaan yang tidak asing lagi dalam diri , cuba diubah . Ia memakan masa untuk mencapai kejayaan . Biarkan manusia lain dengan cakap cakap mereka . Teruskan apa yang kita perjuangkan . Inshaallah Allah permudahkan segala , jika niatnya kerana Allah . Mudah-mudahan . 


Aku belajar untuk tidak meletakkan harapan pada sesiapa , pada apa pun yang bakal aku perjuangkan . Cukup dengan aku berusaha dan bertawakkal kepada DIA . Apa pun keputusannya aku terima dengan hati terbuka . Allah adalah sebaik baik perancang . Apa pun , semuanya telah ditakdirkan . Mungkin bukan itu rezeki aku , tapi Inshaallah Allah gantikan dengan yang lebih baik . Aku cuma perlu bersabar dan percaya pada janjiNYA . 

Kita sering dengar perkataan" Allah bersama orang-orang yang sabar"

وَاصْبِرُوا إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ
...Dan bersabarlah.Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar. 
(Q.S. Al Anfal:46)

kata ibnu Qayyim , Allah bersama dengan orang orang yang sabar melalui 3 cara .
  • Allah menjaganya
  • Allah melindunginya
  • Allah melindunginya 

Allah S.W.T menjadikan manusia dalam keadaan berbeza beza sama ada diberi kesenangan , kesusahan , kelemahan , kemiskinan , kelaparan dan sebagainya . Jadi tabah lah dengan setiap ujian yang dihadapi kerana 10 kebaikan menanti untuk orang orang yang bersabar . Inshaallah . Allahumma Aamiin .

Alhamdulillah Ya Allah untuk ketenangan yang Engkau beri dalam menghadapi segala ujian dan dugaan . Inshaallah teguhkan keimanan dan tetapkan hati , pasti kejayaan menanti . 

Wallahu'allam .



Monday, 29 December 2014

Allah makbulkan doaku .

                                      بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِارَّحْمَنِ ارَّحِيم

Assalamualaikum sahabat .Hari ni Allah gerakkan hati untuk muhasabah diri . Hidayah Allah datang tanpa diduga . Hidayah ni dalam segala bentuk , sama ada sedar atau tidak . Tergerak hati untuk menonton video ceramah ustazah Fatimah Syarha yang dikongsikan oleh pengguna laman sosial Facebook .

Sedar tak sedar , hati ini ingin mendengar lagi dan mengenali lagi Ustazah Fatimah Syarha yang hebat orangnya . Digerakkan cursor mencari button youtube , jari aku rancak menaip laju nama Ustazah Fatimah Syarha . Beberapa klip video terpampang di laman youtube , yang menarik hatiku adalah ceramah yang bertajuk "Kolokium Cinta, Belia Dan Sosial 2014 di UTM" . Aku teruskan mendengar sehingga tiba di satu bahagian yang memaparkan bingkisan cerita AKU ADA WALI .Yang sedikit mencuri perhatianku . Belum sempat aku habiskan ceramah tadi , segera aku menaip mencari Cerita Aku Ada Wali . Cerita yang mempunyai intipati yang sangat menarik . Soal syariat , fiqh wanita dan sebagainya . Drama yang ditayangkan di tv Alhijrah , skripnya ditulis sendiri oleh Ustazah Fatimah Syarha . Sangat memberi kesan pada jiwa . Sini aku kongsikan episod pertama drama Aku Ada Wali yang mempunyai mesej tersendiri .



Syabas ustazah , Sebuah drama yang banyak memberi pengetahuan dan pengajaran . Alhamdulillah Ya Allah , sikit sebanyak ilmu aku perolehi dari situ . Dari situ aku belajar erti cinta mengikut islam . Dan Alhamdulillah juga , melalui apa yang aku pelajari hari ni . Dia mulai faham apa sebenarnya yang aku mahukan . Alhamdulillah , doa aku dimakbulkan . Alhamdulillah Ya Allah .

Alhamdulillah , seronok sebenarnya menerokai islam yang sebenarnya . Satu perasaan yang tak dapat digambarkan dengan kata kata . Doakan aku terus istiqamah dalam mencari redha Allah . Bukan aku cuba berlagak alim , cuma aku belajar memperbaiki diri . Cuba untuk berubah kepada yang lebih baik . Satu perjuangan yang hakiki . Semoga bermanfaat untuk dikongsikan dengan kalian .

Wallahu'alam 

Sunday, 28 December 2014

Jalan menuju bahagia

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِارَّحْمَنِ ارَّحِيم 



Assalamualaikum . kalau ditanya soal hati , tiada jawapan yang mampu diberi . kosong . Entah mana silapnya , mana salahnya . Sedih ? tak juga . Resah ? tak juga . Alhamdulillah bahagia seadanya dengan cara sendiri . Tanpa terikat dengan mana mana pihak . Kebahagiaan yang dicari , inilah dia . 

Sunyi ? InshaAllah tak mungkin . Aku punya ramai sahabat yang sentiasa menyayangi aku , menyokong aku . Aku punya keluarga yang selalu di belakangku . Dan aku punya DIA yang sentiasa denganku saat susah senang hidupku . Allahurabbi .
Tahun 2014 , yang terlalu banyak menguji dan mengajar aku erti kehidupan . 

Jika ditanya apa yang aku mahukan sekarang , aku cuma mahukan kehidupan sederhana sama seperti insan lain . Menginjak ke angka 21 , mengajar aku untuk berfikiran lebih matang . InshaAllah . Tak perlu dikejar apa yang bukan tertulis untuk aku .
 kata ibuku 

" sudah tertulis segalanya untukmu sejak dari azali lagi , siapa jodohmu ? bila ajalmu ? segala soal ketentuan hidup sudah ditakdirkan . Cuma berdoa lah untuk kesejahteraan . Mohon petunjuk dan pertolongan"

Semakin aku menginjak dewasa , aku belajar menerima erti redha , pasrah dan tawwakal . Segala yang bukan milikku , walau ku kejar sejauh manapun , bila tertulis bukan untukku tetap tidak mampu aku genggam . Tidak kira soal cinta , soal kerjaya , soal pelajaran , segalanya sudah tertulis . Terima dengan hati terbuka . Serahkan segala kepada Allah . Dia yang Maha Mengetahui segala sesuatu . Kuatkan iman , tetapkan hati . InshaAllah dipermudahkan .


Aku pasrah dengan keputusan keluarga untuk tidak membenarkan aku menyambung pelajaran dalam ijazah pendidikan (TESL) di ipts tempatan . Walau jauh di sudut hati , aku terkilan dengan keputusan mereka . Sabarlah hati . Bahagia pasti menjelma . Aku terima segala teguran dari mereka , walau perit untuk dihadapi . Berfikiran terbuka , mungkin ada hikmah segala yang terjadi . Husnuzon duhai hati .

"La yukallifullahu nafsan illa wus'aha"
 (Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya)
"laha ma kasabat wa 'alayha mak-tasabat"
(Dia memberikan pahala atas tiap kebaikan dan hukuman atas tiap kesalahan)

Dan soal hati .

Untuk kamu yang disana, aku cuma mahu bersahabat . Tidak terlintas merampas hak sesiapa untuk diriku . Aku terima dengan ikhlas apa yang terjadi dan tersurat .Aku masih juga aku yang dulu , perasaan yang takkan pernah berubah . Aku cuma mampu mendoakan yang terbaik untuk sahabatku . Semoga Allah panjangkan jodoh kalian  .  Segalanya telah aku lepaskan . Kupanjatkan doa untuk kalian . 

Untuk kamu juga yang disini , seperti mana yang aku nyatakan . aku cuma mahu bersahabat . Jika panjang jodoh kita , aku lari ke hujung dunia sekalipun , aku tetap akan kembali kesisimu . Yang aku mohon , panjatkan doa ke hadrat ilahi . Mohon padaNya . Bukan memaksa pada hati yang tak mampu berkata . Beri ruang untuk diri masing masing . InshaAllah pasti ada jalannya . Apa pun jua kita tetap akan bersahabat :)



Allahurabbi , aku memohon dikuatkan hati untuk menempuh segala ujianMu Ya Allah.  :'(



"Rabbana wa la tahmil 'alayna 'isran kama hamaltahu 'alal-ladhina min qablina,"

( Wahai Tuhan kami,janganlah Engkau bebankan kami dengan bebanan yang berat sebagaimana yang telah Engkau bebankan orang yg terdahulu daripada kami)"



*aku rindu nama samaranku dalam berkarya yang sekian lama aku tinggalkan ( Beloud9)


- Siapa yang mampu mencapai mahumu , bilamana kau juga seorang manusia -